Dari judul diatas kelihatan Waow, penasaran apa isi dari tulisan ini? Yok siapkan mentalmu untuk berselancar di mahakarya yang biasa biasa saja ini.
Tentang Olahraga
Kita semua sepakat tidak ada hal negatif yang ditimbulkan setelah kita berolahraga kecuali bau badan, menurut laporan Nasional Sport Development Index (SDI) 2021, 76% masyarakat Indonesia tidak bugar, dan 53,63% sangat tidak bugar. Hanya 5,86% masyarakat yang sangat bugar. Semoga update data terbaru lebih baik dari tahun tersebut. Kasih data dikitlah biar terlihat seperti orang cerdas, whahaha
Dari realita tersebut bisa kita lihat bahwa masyarakat Indonesia malas berolahraga untuk menjaga kesehatan tubuh atau mencegah dari penyakit yang tidak di inginkan di masa tua. Manfaat olahraga untuk tubuh kita tidak akan saya ungkapkan panjang lebar disini, karena sudah banyak berhamburan informasi di dunia maya baik dalam bentuk tulisan, gambar ataupun video diberbagai platfom, dan tulisan ini salah satunya.
Masalah dari Masalah
Berangkat dari masalah hidup saya sendiri, mulai dari masalah sepele dengan teman nongkrong, masalah asmara percintaan, masalah ekonomi, masalah keluarga, sampai masalah pergaulan yang berujung berurusan dengan penegak hukum, dan masalah-masalah yang tidak saya sebutkan secara detail disini, gak ada manfaatnya juga ngumbar aib sendiri. Kecuali ada produser film yang pengen memfilmkan perjalanan hidupku, tapi itu kemungkinan yang hampir tidak mungkin terjadi, tapi kita tidak pernah tau skenario Maha Kehidupan.
Yaa memang setiap individu punya lika liku kehidupannya masing-masing, dan kita sering merasa manusia paling menderita dimuka bumi. Padahal dalam kenyataannya itu hanya ada dalam pikirian dan penglihatan terbatas kita saja untuk membandingkan diri kita dengan orang lain, seperti pepatah jawa “urip mung sawang sinawang”, artinya cari sendiri hahaha. Intinya gitulah.
Sebelum melanjutkan ocehanku, saya ingatkan pada siapa saja yang membaca tulisan ini, jangan terlalu berekspetasi banyak manfaat setelah membaca tulisan ini, saya juga tidak punya target untuk diapresiasi secara berlebih. Jadi turunkan lagi eskpektasinya, disini saya hanya ingin menulis untuk menjadi alarm pengingat diri saya sendiri agar selalu rajin olahraga dan menjaga pola hidup sehat karena saya juga belum rajin-rajin banget olahraga, syukur-syukur para pembaca senang.
Bukan Solusi Utama
Problem kebanyakan dari kita adalah ketidakmampuan mengidentifikasi masalah dengan baik dan benar, yang ujungnya akan timbul masalah baru. Nah dari disini kita akan mulai korelasi antara olahraga dengan masalah dalam hidup.
Dikutip dari alodokter.com tiga dari empat belas manfaat olahraga adalah menumbuhkan rasa pecaya diri, memperbaiki suasana hati, mengatasi stress. Dari tiga manfaat tersebut bisa kita simpulkan bahwasannya selain manfaat untuk tubuh kita yang bisa membuat badan kita lebih ideal lalu lebih percaya diri dengan penampilan kita, olahraga juga bermanfaat untuk pikiran, mood , dan suasana hati kita.
Dengan rutin berolahraga, tingkat hormon stres, seperti kortisol, adrenalin, dan norepinefrin, dapat dikurangi. Selain itu, olahraga juga akan meningkatkan kadar hormon serotonin dan dopamin yang bisa memperbaiki suasana hati, sehingga kita akan merasa lebih rileks dan bahagia.
Olahraga juga bisa menstimulasi pembentukan zat kimia pada otak, seperti serotonin dan endorfin, yang dapat membuat kita merasa lebih bahagia dan santai.
Penguasa diri kita
Dari banyaknya manusia didunia, tidak sedikit manusia yang belum berani untuk menjadi dirinya sendiri, olahraga mungkin menjadi salah satu sarana untuk menuju kesana. Entah itu lari, bersepeda, nge gym atau angkat beban, panjat tebing, diving, naik gunung, apapun bentuk olahraganya yang penting bergerak dan gak bermalas-malasan dan rebahan sepanjang hari sambil scroll social media saat waktu kita longgar. Di titik itu berarti kita bagian dari mahluk Tuhan yang beruntung didunia, di akhiratnya tergantung ibadah ya (tidak berlaku untuk yang tidak percaya Tuhan dan kehidupan setelah mati).
Mungkin olahraga bukan solusi utama dari persoalan hidup kita tapi yang sudah saya alami olahraga menjadi jembatan untuk itu. Yaaaa saat saya ada dalam posisi dan situasi hidup yang tidak saya inginkan dan beberapa kali saya alami dalam hidup tentunya semua orang juga, disitu saya merasa hidup yang hampa, kosong, tak berarti, lebay cok asu hahaa.
Setelah mampir dan melewati berbagai peristiwa bla bla bla tut tut duar siuuu kiw crot jrus bretsfklxoisfnqeisu, entah itu kegiatan positif atau negatif. Dihantam berbagi persoalan, keadaan, situasi yang brutal. Entalah, Bahasa kerennya liar dan tak terkendali.
Entah jam, tanggal, dan bulan berapa saya ada berada di satu titik situasi dimana saya bisa lebih mengontrol hidup saya sendiri, yaitu ketika saya rajin lari pagi sesekali bersepeda. Mulai dari situ pola hidup saya lebih bisa teratur mulai dari hal kecil membersihkan kamar setelah bangun tidur, memikirkan apa yang masuk melalui mulut saya, bangun lebih dini, rajin ibadah, rajin menabung, membantu orang tua nyebrang jalan dan lain lain. Sudah ya sampai sini saja sesi alaynya hahaha.
Tulisan ini Bukan Akhir
Dengan pikiran dan suasana hati yang stabil kita bisa lebih mampu mengendalikan diri kita lebih kearah yang bermanfaat. Kesimpulannya simpulkan sendiri ya kawan-kawan, saya hanya ingin membagikan hal positif yang saya alami, sisanya kembangkan sendiri.
