Kuliner wajib kalo ke malang adalah baso!
Cuaca dingin Malang dan satu mangkok baso yang enak adalah nikmat tak terhingga.
beberapa hari lalu main ke Malang, ditahan dan ditampung di rumah teman daerah perbatasan Malang kota dan kabupaten, tepatnya di Karangploso.
kali ini berkesempatan mencicipi baso langganan temanku di Karangploso, Malang.
Bocah gunung baso beranak namanya.
tempatnya enak, view sawah (kalo ga pas dipanen) warungnya cukup luas, tempat duduknya banyak ada kursi biasa dan juga lesehan, tinggal menyesuaikan.
konsepnya prasmanan atau self service seperti baso Malang pada umumnya.
variannya baso nya banyak!
ada baso besar dengan isi bermacam macam, baso sedang dan kecil. printilannya sendiri ada tahu putih, siomay, tahu baso, mie, lontong, sayur dan gorengan
harganya masih worth it banget, baso besarnya 10rb, baso sedang 5rb dan baso kecil 2rb, lontongnya 2rb dan printilan lainnya 1rb. ohya di sini juga ada mie pangsit, belum kucoba tapi bisa sebagai opsional kalo lagi ga pengen makan baso.
mangkokku sendiri lebih banyak terisi baso, aku ambil baso besar isi daging (rekomendasi temanku) baso kecil, siomay, sayur dan tahu putih kesukaan jangan sampai ketinggalan. tidak lupa mangkok lainnya untuk diisi gorengan, lontong opsional kalo kurang kenyang.
di warungnya tersedia macam-macam kerupuk, kacang dan minuman saset dengan banyak variannya. kalo mau bawa air minum sendiri juga gapapa. boleh banget!
setiap makan baso, pertama yang kucicipi sebelum dibumbui adalah kuahnya. disini kuahnya mantab banget! ga kebanyakan minyak, gurihnya pas menurutku, aku suka!
sepanjang makan cuma bisa am em am em sambil terus terusan bilang enak. gabisa review dengan bahasa ndakik-ndakik kaya chef terkenal diluar sana haha.
baso besarnya yang isi daging enak banget, aku suka! seneng banget ketemu baso urat isi dagingnya disini. ga salah emang rekomendasi akamsi.
jam buka nya dari pagi jam 10.00 – 20.00 malem.
fyi, warungnya lumayan deket sama kampus 3 UMM, jadi rame banget sering buat makan siang atau nongkrong mahasiswa.
(sebuah momen)
last but not least, pertama kali diajak mampir ke warung langganan temanku, malah langsung menciptakan momen. tidak tau, sebagai memori baik atau buruk untuk dikenang.
sebelum balik, membereskan mangkok, gelas di meja dan printilan lainnya agar lebih rapi untuk memudahkan dan membantu karyawan di sana dalam membersihkan. setelahnya ingin mengambil foto berdua dengan posisi hp disandarkan di tempat sendok.
namun tak sengaja, toples tanpa tutup isi sambal tergeser dan tumpah ke karpet tempat duduk lesehan. beruntung tidak ada orang di samping meja tempat kita makan. cukup malu, banget! 🙃
hanya bisa minta maaf berkali kali dan menawarkan bantuan membersihkan yang malah selalu dianggap akan merepoti kami, sampai sungkan sendiri.
kondisi warung saat itu lumayan rame, diurungkanlah untuk foto berdua lalu bayar dan pulang masih dengan rasa sungkan dan malu.
terlepas dari momen cukup memalukan itu, aku senang diajak mampir ke warung baso langganan temanku.
rekomendasi akamsi yang mantab sekali!! pankapan kalau ke Malang mau kesini lagi.
ini enak versiku, boleh dicoba!!
Maps : Warung Bocah Gunung Baso Beranak
